26.4 C
Manado
Sabtu, Desember 6, 2025
BerandaEtalasePemilu 2024 Sulit Terhindar Hoax, Liando : Ada Tiga Peristiwa Besar Jika...

Pemilu 2024 Sulit Terhindar Hoax, Liando : Ada Tiga Peristiwa Besar Jika tak Dicegah

Date:

Berita Lainnya

Electrifying Agriculture PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga Krisan di Tomohon

Tomohon, KOMENTARNEWS. PT PLN (Persero) terus memperluas penerapan program...

PLN Dukung Penuh Integrasi Layanan Kelistrikan ke Koperasi Desa Merah Putih

Klaten, KOMENTARNEWS. PLN siap mendukung integrasi layanan kelistrikan ke...

Raih Kinerja Mentereng, PLN EPI Sukses Jaga Ketahanan Energi Nasional Sepanjang 2023

Jakarta, KOMENTARNEWS. PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi...

Pelaku UMK Desa Palaes Bersyukur Dapat Bantuan Pembuatan NIB dan PIRT dari PLN

Manado, KOMENTARNEWS. Rasa haru dan bahagia terlihat dari wajah...

Minut Siap Jadi Tuan Rumah HUT PKB Sinode GMIM

MINUT, KOMENTAR NEWS — Kabupaten Minahasa Utara (Minut), kembali...

Manado, K-News.ID-Momen pemilihan umum (Pemilu) 2024 jadi atensi banyak pihak. Sebab, tak jarang masyarakat disuguhi berbagai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Pengamat politik Ferry Daud Liando, menilai Pemilu 2024 kemungkinan besar akan sulit terhindar dari dinamika hoax atau penyebaran berita bohong. Menurutnya, Jika penyebaran hoax tidak dicegah maka ada 3 peristiwa besar yang kemungkinan akan terjadi.

“Pertama potensi akan terjadinya konflik. Baik konflik antar peserta, konflik antar pendukung maupun konflik sosial di masyarakat. Konflik bisa terjadi karena proses politik adu domba atau propaganda akibat hoax,” kata Liando dalam FGD Strategi Mencegah Hoax yang digelar Intelkam Polda Sulut, Jumat (01/12) di Manado.

Kedua, kata Liando, jika tidak di cegah maka berpotensi adanya delegitimasi hasil pemilu. Hal ini akan berbahaya, karena bisa saja pendukung atau tim pemenangan dari calon yang kalah akan membuat perhitutungan atas kekalahannya itu.

“Jikapun hasil pemilu dapat di terima, namun dukungan atas pemerintahan yang berkuasa sangat lemah akibat keyakinan masyarakat yang keliru karena penyebaran berita hoax, ” ujarnya.

Menurutnya, jika hoax tidak dicegah bisa jadi akan mempengaruhi pilihan publik atas salah satu calon. “Calon yang baik akan di anggap buruk. Pemilu yang seharunya bertujuan terpilihnya orang-orang baik maka, hoax akan mengubah terpilihnya calon-calon yang tidak baik, ” beber Liando dalam diskusi.

Ketiga, kata Liando, opini pemilih terhadap calon sehingga tidak dipilih. “Sebaliknya calon yang buruk akan dinilai baik sehingga mempengaruhi pilihan publik, ” terangnya.

Lanjut di Akademisi Unsrat ini memaparkan, terdapat empat pemicu terjadinya penyebaran berita hoax. “Pertama adanya kepentingan politik, “kata Liando.

Menurutnya, pemilu adalah kontestasi atau kompetisi. Sehingga semua peserta berusaha untuk menang. Banyak kandidat akan berusaha menghalalkan segala cara termasuk menyebarkan berita bohong.

“Kandidat yang dianggap memiliki banyak pendukung berpotensi menjadi sasaran informasi hoax. Banyak calon yang akan menggunakan metode black campaign untuk meruntuhkan kekuatan pesaing,” ungkap Liando.

Kedua ungkap Liando, karena kepentingan keuntungan bisnis. Semakin banyak pihak yang merespon postingan berita bohong maka akan menguntungkan pemilih media sosial.

“Selama ini banyak pihak yang diuntungkan dengan beirita-berita bohong sehingga berita-berita tersebut digandakan melalui penyebaran dalam berbagai aplikasi media sosial atau konten, ” katanya.

Ketiga, berita bohong menyebar karena ada media yang dimanfaatkan untuk penyebaraannya. Karna, hampir 80 persen pemilih menggunakan informasi melalui media sosial.

“Keempat karena ada pasar atau penerima manfaat baik utk pengetahuan sendiri atau bahan utk di sebar. Tidak mungkin hoax akan berkembang jika tidak ada pihak yang membutuhkan. Karena pihak yang membutuhkan banyak, maka produksi hoax terus berkembang setiap saat terutama pada tahapan pemilu, ” beber Liando.

Salah satu cara untuk mencegah adalah penegakan hukum. “Jika para pelaku kejahatan penyebaran berita hoax tidak di tindaki maka perbuatan ini akan terus berkembang, ” tegasnya.(bly)

Baca Juga:

Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Aceh, KOMENTARNEWS. Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri,...

Berita Terkait:

Gempa di Rusia Berpotensi Tsunami di Talaud, Warga Diminta Tetap Tenang...

Manado, KOMENTAR-NEWS.COM– Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi...

Liando : Golput Bisa Diharamkan Tapi Tak Boleh di Hukum

Manado, KOMENTAR Ketua Pusat Studi Pemilu, Ferry Liando mengatakan, penetapan...

16 Dos Surat Suara Pilpres Untuk KPU Minahasa Nyasar ke Daerah...

Ilustrasi mobil kontainer yang membawa logistik pemilu Manado, KOMENTAR- Sebanyak...

Pemilu 2024 Semakin Dekat, KPU Sulut Gelar Media Gathering

Manado, KOMENTAR- Semakin dekat dengan Pemilu 2024, Komisi Pemilihan...

Kapolri Tegaskan Penindakan Kasus Beras Oplosan, 4 Produsen Besar Naik Penyidikan

Manado, KOMENTAR-NEWS.COM - Kasus beras oplosan menjadi perhatian serius...

100 Persen Logistik Pemilu 2024 Telah Tiba di Sulut

Ketua KPU Sulut Kenly Poluan saat membuka acara media...

Bawa Bantuan Pakai Perahu, Wilayah Matelu Tembus Lembeh

Bitung, K-News - Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Manado...

Fokus Urus Rakyat, BW Nyatakan Tak Maju! Satu Komando For Recky...

Recky Langie.            Braien Waworuntu Manado,...

Terpopuler

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini