MINUT, KOMENTAR-NEWS — Lazimnya dalam proses registrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, para pendaftar wajib menunggu hasil verifikasi selama kurang lebih 14 hari atau 2 pekan.
Namun, untuk Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di Sulut, hal tersebut sudah tak berlaku lagi. Pasalnya, Bupati Joune JE Ganda bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung (JGKWL), lagi-lagi telah memperlihatkan komitmen dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Kini, pendaftaran peserta JKN dalam tanggungan pemerintah di bumi Klabat akan langsung aktif saat itu juga. Mengapa demikian?
Hal ini tentu tak lepas dari terobosan program Universal Health Coverage Non Cut Off yang digagas pemerintahan JGKWL. Diketahui, data yang diterima wartawan media ini, dari total penduduk 233.470 jiwa, sebanyak 229.913 jiwa terdaftar sebagai peserta aktif.
Dengan kata lain, tingkat kepesertaan aktif JKN mencapai 87,35% (Per 1 April 2025).
Catatan ini menjadikan Minut sebagai daerah UHC Non-Cut Off, dengan cakupan tertinggi di Sulut.
“Ini merupakan bukti bahwa bapak Bupati (Joune JE Ganda) sangat konsisten dalam mendorong peningkatan layanan kesehatan serta memastikan seluruh warganya ter-proteksi JKN,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minut, dr Stella Safitri, Selasa (14/5/2025).
Ia berharap, lewat capaian ini, masyarakat Minut akan semakin merasakan manfaat setiap terobosan yang telah dibuat oleh pemerintahan JGKWL.
“Paling utama, saya berharap tidak ada lagi warga Minahasa Utara yang mengeluh tidak dapat layanan kesehatan lantaran tidak ada biaya untuk bayar obat-obatan atau tindakan medis,” kuncinya.
Sekadar diketahui, jumlah peserta JKN di Minut telah melampaui target nasional, yakni lebih dari 104 persen bila dibandingkan dengan jumlah penduduk terdata. (ein)

